Dar testimonio

11 de mayo. Lunes de la VI semana de Pascua

Dar testimonio cuesta, y lo sabemos bien. En un mundo donde tantas voces compiten por hacerse oír, mantenerse fiel a lo que uno ha vivido y creído exige coraje. La presión social, el miedo al rechazo y la incomprensión del entorno pueden silenciarnos antes de que abramos la boca.

Sin embargo, Jesús no nos deja solos ante esa tarea. Les promete una presencia, el Espíritu de la verdad, que sostendrá su palabra cuando las fuerzas flaqueen. Y nos avisa de que la oposición llegará, no como señal de fracaso, sino como parte del camino elegido libremente.

Nosotros también cargamos con experiencias que merecen ser contadas. Decir lo que hemos vivido, lo que nos ha transformado, es un acto de valentía que construye comunidad y abre horizontes a quienes todavía buscan su propio camino. Feliz lunes.

Esta entrada fue publicada en Publicaciones del blog. Guarda el enlace permanente.

3 respuestas a Dar testimonio

  1. Begoñe dijo:

    No entiendo lo de que la oposición llegará como parte del camino elejido!

  2. beni maru dijo:

    Begoñe, terima kasih atas pertanyaan jujurmu. Saya rasa maksud dari kalimat itu adalah: oposisi atau penolakan bukanlah tanda bahwa kita salah jalan, melainkan konsekuensi alami ketika kita memilih untuk setia pada kebenaran dan kasih di tengah dunia yang sering kali lebih nyaman dengan sikap netral atau pragmatis. Yesus sendiri sudah mengingatkan hal ini. Jadi, justru ketika ada tentangan, itu bisa menjadi peneguhan bahwa kita sedang berada di jalan yang benar—bukan jalan yang mudah, tapi jalan yang dipilih karena cinta dan kebebasan. Semoga membantu, ya. Dan terima kasih untuk refleksinya yang membangkitkan semangat!

  3. beni maru dijo:

    Terima kasih untuk refleksi yang sangat membangkitkan semangat ini. Sungguh, memberi kesaksian itu tidak mudah di tengah dunia yang sering meremehkan iman dan kebenaran. Saya tersentuh saat membaca bahwa pertentangan bukan tanda kegagalan, melainkan bagian dari jalan yang kita pilih karena cinta. Janji tentang Roh Kebenaran yang menyertai juga sangat menghibur. Refleksi ini mengingatkan saya bahwa setiap cerita tentang kebaikan dan pertobatan, sekecil apa pun, dapat menjadi terang bagi orang lain. Selamat hari Senin dan tetap setia dalam memberi kesaksian! Tuhan memberkati.

Deja una respuesta

Tu dirección de correo electrónico no será publicada. Los campos obligatorios están marcados con *

Este sitio usa Akismet para reducir el spam. Aprende cómo se procesan los datos de tus comentarios.